Majene — Fakultas Pertanian dan Kehutanan (Fapertahut) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melakukan benchmarking ke Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) guna memperkuat pelayanan akademik dan administrasi. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Majelis Fakultas Pertanian Unhas, Jumat, 19 Desember 2025.

Benchmarking dipimpin langsung Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan Fapertahut Unsulbar, Nurlaela, S.P., M.Si., didampingi Wakil Dekan III Daud Irindu, S.Hut., M.Hut., bersama jajaran Kajur dan tenaga kependidikan. Rombongan diterima langsung Dekan Fakultas Pertanian Unhas, Prof. Dr. Ir. Risma Neswati, M.P., beserta jajaran pimpinan fakultas.
Nurlaela menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkaya referensi dan praktik terbaik dalam penyesuaian organisasi dan tata kerja (OTK).
“Kami datang untuk banyak belajar, terutama terkait pengelolaan administrasi, akademik, keuangan, dan aspek pendukung lainnya. Harapannya, pelayanan di Fapertahut Unsulbar ke depan semakin baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, Unhas menjadi rujukan karena pengalaman dan sistem tata kelola yang telah teruji.
“Dari sini kita berharap ada penguatan sistem layanan yang berdampak langsung pada mutu layanan kepada sivitas akademika,” katanya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Unhas Prof. Risma Neswati menyambut baik kunjungan Fapertahut Unsulbar.
Ia menyebutkan, Unhas memandang Fapertahut Unsulbar sebagai mitra strategis dalam pengembangan pendidikan pertanian dan kehutanan di kawasan Sulawesi.
“Benchmarking ini merupakan ruang berbagi dan pertukaran informasi sebagai bagian dari kerja sama antarfakultas. Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi pengembangan kedua institusi, khususnya Fakultas Pertanian Unhas dan Fapertahut Unsulbar,” ujarnya.
Menurut Prof. Risma, sinergi antarfakultas lintas perguruan tinggi menjadi kunci peningkatan mutu layanan akademik dan tata kelola.
“Kolaborasi seperti ini sangat kami harapkan agar berdampak berkelanjutan bagi kedua Institusi,” tutupnya.
