Majene — Fakultas Pertanian dan Kehutanan (Fapertahut) Universitas Sulawesi Barat menggelar yudisium periode I semester ganjil tahun 2025 di Laboratorium Terpadu Unsulbar, Kamis, 28 November 2025. Kegiatan tersebut dihadiri Dekan Fapertahut, para wakil dekan, ketua jurusan, serta para peserta yudisium.
Sebanyak 110 mahasiswa dinyatakan lulus pada yudisium kali ini. Mereka terdiri atas Program Studi Agribisnis 59 orang, Agroekoteknologi 12 orang, Kehutanan 33 orang, dan Teknologi Hasil Pertanian 6 orang. Kegiatan berlangsung dengan mengangkat tema “Langkah Baru Menuju Masa Depan Gemilang.”
Dekan Fapertahut Unsulbar, Prof. Dr. Ir. Kaimuddin, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa yudisium menjadi gerbang awal bagi para mahasiswa menuju dunia profesional.
“Sebentar lagi kalian akan diwisuda dan resmi menjadi alumni Fapertahut Unsulbar. Selamat telah menyelesaikan studi dengan baik. Ini adalah buah dari kerja keras dan dedikasi yang kalian tunjukkan selama ini,” ujar Kaimuddin.
Ia menekankan bahwa proses belajar tidak berhenti pada kelulusan, tetapi justru akan semakin kompleks ketika para lulusan berada di tengah masyarakat.
“Atmosfer di luar kampus jauh lebih menantang. Karena itu, kemampuan beradaptasi adalah kunci. Hanya mereka yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan dan teknologi yang berkembang cepat yang akan terus bertahan. Jika tidak mampu beradaptasi, kita akan tersingkir,” tegasnya.
Dengan yudisium ini, para mahasiswa resmi menyandang status calon wisudawan sebelum mengikuti prosesi wisuda Universitas Sulawesi Barat yang akan digelar pada Sabtu 29 November 2025 mendatang.
