{"id":1072,"date":"2025-11-07T14:03:15","date_gmt":"2025-11-07T14:03:15","guid":{"rendered":"https:\/\/fapertahut.unsulbar.ac.id\/?p=1072"},"modified":"2025-11-07T14:03:17","modified_gmt":"2025-11-07T14:03:17","slug":"fapertahut-unsulbar-gelar-sosialisasi-finger-bagi-dosen-nurlaela-gebrakan-menuju-ke-arah-digitalisasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fapertahut.unsulbar.ac.id\/index.php\/2025\/11\/07\/fapertahut-unsulbar-gelar-sosialisasi-finger-bagi-dosen-nurlaela-gebrakan-menuju-ke-arah-digitalisasi\/","title":{"rendered":"Fapertahut Unsulbar Gelar Sosialisasi Finger Bagi Dosen, Nurlaela : Gebrakan Menuju Ke Arah Digitalisasi"},"content":{"rendered":"\n<p><br>\u200e<br>\u200eMajene \u2014 Fakultas Pertanian dan Kehutanan (Fapertahut) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mulai melangkah ke arah digitalisasi administrasi. Kamis siang, (6\/11\/2025), fakultas tersebut menggelar sosialisasi sistem absensi digital atau finger bagi para dosen di Aula Theater kampus.<br>\u200e<br>\u200eAcara tersebut dihadiri para wakil dekan, yakni Muhammad Arafat Abdullah, Nurlaela, dan Daud Irundu, serta para ketua program studi di lingkungan Fapertahut. Kegiatan itu menghadirkan narasumber Muh. Rafli Rasyid, Ketua Program Studi Informatika Fakultas Teknik Unsulbar.<br>\u200e<br>\u200eDalam sambutannya, Wakil Dekan II Nurlaela yang mewakili Dekan Fapertahut menjelaskan bahwa penggunaan sistem absensi digital merupakan inisiatif untuk mengikuti langkah fakultas lain yang lebih dulu menerapkan sistem serupa.<br>\u200e<br>\u200e\u201cLangkah ini muncul dari keresahan para dosen. Sistem finger sering kali tidak merekap secara sempurna, sehingga kami berharap sosialisasi ini bisa menjawab kegelisahan itu,\u201d ujar Nurlaela.<br>\u200e<br>\u200eIa menambahkan, aplikasi finger daring yang dikembangkan Fakultas Teknik Informatika menjadi bagian dari upaya memperkuat layanan akademik digital.<br>\u200e<br>\u200e\u201cKe depan, kami juga akan mendorong aplikasi lain seperti pengajuan surat tugas, pembimbingan skripsi, dan sebagainya. Ini bagian dari gebrakan menuju arah digitalisasi di Fapertahut,\u201d katanya.<br>\u200e<br>\u200eSementara itu, Muh. Rafli Rasyid dalam materinya menjelaskan bahwa aplikasi absensi berbasis mobile tersebut dirancang untuk memudahkan dosen melakukan presensi tanpa harus ke ruang administrasi. Sistem ini menggunakan verifikasi foto untuk memastikan data kehadiran yang akurat dan valid, serta dapat diakses hanya dari area kampus atau lokasi yang telah ditentukan pimpinan fakultas.<br>\u200e<br>\u200e\u201cDengan sistem ini, dosen yang sedang bertugas di luar kampus tetap bisa tercatat dengan sah. Aplikasi ini juga mendukung pengajuan izin, cuti, maupun keterlambatan absensi,\u201d tutur Rafli.<br>\u200e<br>\u200eLangkah ini menandai awal transformasi digital di Fapertahut Unsulbar, sekaligus komitmen fakultas untuk meningkatkan efisiensi kerja dosen dan tata kelola akademik.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u200e\u200eMajene \u2014 Fakultas Pertanian dan Kehutanan (Fapertahut) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mulai melangkah ke arah digitalisasi administrasi. Kamis siang, (6\/11\/2025), fakultas tersebut menggelar sosialisasi sistem absensi digital atau finger bagi para dosen di Aula Theater kampus.\u200e\u200eAcara tersebut dihadiri para wakil dekan, yakni Muhammad Arafat Abdullah, Nurlaela, dan Daud Irundu, serta para ketua program studi di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1073,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[157],"tags":[160,159,158,161],"class_list":["post-1072","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-fapertahut","tag-finger","tag-sosialisasi","tag-unsulbar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fapertahut.unsulbar.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1072","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fapertahut.unsulbar.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fapertahut.unsulbar.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fapertahut.unsulbar.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fapertahut.unsulbar.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1072"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/fapertahut.unsulbar.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1072\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1074,"href":"https:\/\/fapertahut.unsulbar.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1072\/revisions\/1074"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fapertahut.unsulbar.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1073"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fapertahut.unsulbar.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1072"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fapertahut.unsulbar.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1072"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fapertahut.unsulbar.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1072"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}